
Kondisi new normal COVID-19 memberikan dampak positif tersendiri bagi Mahkamah Agung dalam meningkatkan kapasitas Hakim dan Aparatur Peradilan. Salah satunya adalah dengan terlaksananya sejumlah Pelatihan berbasis online menggunakan aplikasi ZOOM.
Salah satu pelatihan online yang terlaksana adalah Pelatihan Online Effective Business Communication (Komunikasi Efektif). Pelatihan ini diselenggarakan oleh Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI yang diikuti oleh 29 orang Hakim Tingkat Pertama dari Lingkungan Peradilan Umum dan Peradilan Agama di seluruh Indonesia.

Dalam pelatihan ini, salah satu Hakim PN Donggala, Andi Aulia Rahman, S.H., menjadi peserta yang mengikuti pelatihan Online Effective Business Communication (Komunikasi Efektif). “Saya bersyukur bisa memperoleh kesempatan yang langka seperti ini. Alhamdulillah, pimpinan PN Donggala juga sangat mendukung dan memberikan support terhadap kami yang mengikuti Diklat Pelatihan Online,” kata Aulia.
Lebih lanjut, Aulia menguraikan materi apa saja yang diperoleh selama pelatihan. “Diklat ini memberikan pemahaman kepada kami berkaitan dengan teori komunikasi yang efektif, bagaimana memahami lawan bicara, serta strategi dalam melakukan komunikasi publik/massa,” kata Aulia

Salah satu sesi yang menarik adalah dilaksanakannya Self Assesment dan Observasi mengenai Tipe Komunikasi dari masing-masing peserta. Dalam self assessment tersebut, peserta diminta untuk menjawab 24 pertanyaan yang nantinya hasilnya akan terlihat Tipe Komunikasi setiap peserta. “Ada 4 (empat) tipe komunikasi, DIRECT, SPIRITED, CONSIDERATE, atau SYSTEMATIC, dan kebetulan setelah saya menjawab pertanyaan self assessment, saya dikategorikan sebagai orang dengan tipe komunikasi SPIRITED. Akhirnya jadi bisa menilai diri sendiri,” lanjut Aulia.
Pelatihan Online Effective Business Communication (Komunikasi Efektif) sendiri bekerjasama dengan PPM Manajemen dan berlangsung selama 5 (lima) hari dari tanggal 22-26 Juni 2020 dan diakhir dengan Presentasi Kasus oleh masing-masing peserta pelatihan.
*****